Saturday, April 17, 2021

 

TUGAS KARYA ILMIAH LINGKUNGAN BISNIS

amikom

Nama             : Nita Helmawati

Nim                : 20.12.1515

Kelas              : 20-S1SI.02

UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

FAKULTAS ILMU KOMPUTER

PRODI SISTEM INFORMASI

2021



Mengatasi Perubahan dalam Berbisnis

Pagi ini saya membaca koran yang penuh dengan tulisan yang berisikan kekhawatiran tentang pro dan kontra terhadap berbagai isu baru. Reaksipun menjadi beragam muncul spontan karena akan terjadinya “perubahan”.

Mengapa perubahan menimbulkan pertentangan, silang pendapat dan reaksi keras ketidak-setujuan?

Meminjam istilah ilmu ekonomi tingkat pertama, dengan perubahan satu tatanan bergeser dari kondisi “equilibrium lama” kepada posisi “keseimbangan baru”. Dampak perubahan kebijakan baru akan dirasakan oleh kelompok yang diuntungkan dan mereka yang dirugikan.

Contoh, terpilihnya Presiden Amerika Serikat ke-45, yang istilah kerennya bekerja untuk memenuhi “tuntutan warga Amerika” , telah menimbulkan kegoncangan tatanan keseimbangan ekonomi global, pasar keuangan, dan perjanjian kerjasama antar Negara. Duniapun mengalami perubahan ke arah pendulum menuju kesimbangan barunya.

Kemudian rencana keluarnya negara Inggris dari Kelompok Ekonomi Eropah (MEE) telah membuat kehebohan tersendiri yang berakibat tumbangnya era pemerintahan wanita Perdana Menteri Inggris.

tea_party_-_pennsylvania_avenue

(picture from Google)

Berikut beberapa hal yang ingin saya bagi pada teman-teman tentang esensi proses “perubahan”:

(1) “perubahan” umumnya terjadi karena ketidak puasan atas kinerja yang ada.

Inggris keluar dari MEE didorong oleh tuntutan warga negara seniornya yang memusuhi kedatangan warga immigrant pendatang. Di Amerika Serikat maraknya demo terjadi akibat kebijakan Pemerintah Trumph yang mengusung “perlindungan pada kepentingan utama warga Amerika”.

Secara mikro, setiap perubahan di perusahaan tercetus karena dorongan perubahan Lingkungan Bisnis. Kemudian Pimpinan Organisasi melakukan “perubahan” visi maupun cara kerja unit-unit organisasi dalam mencapai tujuan.

Misalnya saja, kinerja Kantor Cabang yang engga becus berdampak Pimpinan Organisasi menggantikan pejabat atau menutup Kantor Cabang tersebut. Kalah bersaing di pasar bisa mendorong Pimpinan melakukan pemangkasan biaya dan perumahan karyawan. Mengantisipasi kelesuan kinerja bisa saja Leader Unit Organisasi melakukan kebijakan “bedol desa” menggantikan dengan tenaga2 andalan mereka. Saat jaringan pemasaran menunjukkan gejala lumpuh, bisa saja ranting tersebut digantikan dengan rekrut member baru yang lebih energetik.

(2) “perubahan” dapat mengguncang tatanan lama dan menimbulkan reaksi negatif yang berlebihan

Kebijakan perubahan di perusahaan akan mendorong timbulnya protes keras di organisasi. Namun protes ini akan kalah dengan sendirinya, karena adanya komitmen Pimpinan yang lebih dominan dan futuristik. Saat para pelaku protes frustasi dan merasa terpojok, mereka akan mengakhiri protes dengan pembiaran pada kondisi baru pasca perubahan.

(3) Perubahan melalui Corporate Action bisa memberikan hasil rekayasa yang lebih baik. Namun akan terguncang kembali jika ketidakpuasan meningkat.

Melihat pada kasus-kasus tersebut, ada beberapa manfaat yang bisa saya sarankan.

Tindakan melakukan “perubahan” pada tataran kebijakan atau struktur organisasi perusahaan, bisa menimbulkan reaksi kompromi yang positif atau sebaliknya timbul perlawanan yang negatif. Reaksi negatif ini pada akhirnya akan melemah karena sebagian tuntutan telah diakomodir atau karena habisnya amunisi dari para pelaku protes.

Jika memang Strategi Perubahan akan dilakukan, Leader Perusahaan perlu menyiapkan kejelasan blueprint kebijakan yang diusung dan ketegasan dalam proses pelaksanaannya. Jika timbul protes dengan reaksi negatif yang masif maka segera lakukan upaya mitigasi mencari kompromi sebelum ekskalasi bola salju semakin berbahaya.

#perubahan #protes #strategi

Referensi :

https://businessenvironment.wordpress.com/author/businessenvironment/ - January,23 2017

No comments:

Post a Comment

                                   TUGAS KARYA ILMIAH LINGKUNGAN BISNIS Nama             : Nita Helmawati Nim                : 20.12.1515 Ke...